Mau kah kau
mengajak aku berjalan-jalan sejenak,
Menyusuri
jalan di kota kecilmu,
Yang dulu
pernah membuat debar hebat di dada kiri saat kita melaluinya berdua?
Ajak aku
menelusuri kembali jalan kenangan itu,
Yang kita
lewati dalam diam namun dengan jemari kita saling menggenggam.
Mari kita
lihat lagi langit yang kini hitam kelam,
Setiap kali
kau lalui seorang diri tanpa aku.
Berkenan kah
kau mengajakku?
Jangan
sungkan, meski kini jalan masing-masing kita lalui telah berbeda.
Namun kau
tau? Hati ini masih saja memiliki rasa yang sama.
Dan bayangmu
masih setia aku peluk dalam ingatan.
Rabu, 11
Februari 2015
09:46 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar