Rabu, 25 Desember 2013




Aku pernah bersinar, mengepakan sayap indahku lebar.
Aku pernah merasa ditempat yang paling nyaman, tertawa bahagia.
Namun, dalam sekejab aku jatuh tersungkur.
Sakit, rapuh, hancur, hingga tak berbentuk.
Aku kehilangan cahayaku, semangatku.
Aku terus berjalan, dalam perjalanan aku mulai merasa lemah.
Hingga aku temukan secerca sinar, tidak terang, sedikit redup, samar.
Aku perlahan temui, aku perlahan menyentuhnya.
Aku hanya butuh tempat,ruang dimana aku tenang disana.
Akulah sang pencari cahaya dalam gelap ini.


**Aku…mulai lelah dengan perjalanan…

Kamis, 19 Desember 2013




CHUPLIS


Desember ..
Desember ..
Aku ingat betul bagaimana kita dalam 1 Tahun lalu ,
Ketika aku masih dalam dekap hangatmu .
Ketika aku masih tersenyum untuk ke arahmu .
Aku ingat dikala hujan itu, kita berdua menghabiskan kata dalam ruangan yang begitu aku rindukan aromanya .
Kepercayaan, intimasi, dan tolerani .
Hanya itu yang kita pegang dalam kisah selama itu J
Lucu kan ?
Hey, Raksasa Besar ku ? Apa kau ingat bagaimana kita bisa seintim itu ?
Aku yakin kau pasti lupa dengan kejadian yang entah disengaja atau tidak .
Tapi, yang aku tau Tuhan tidak pernah memberikan takdir secara kebetulan J
Hey, Raksasa Besar ku ? Desember kali ini aku habiskan dengan hujan . Dengan air mata, dengan semua kenangan yang tak mampu aku beli dengan apapun L
Hey, Raksasa Besar ku ? Aku merindukan kehangatan itu, ruangan itu, rintik hujan, dan aroma itu L

#Desember = Tanpa Raksasa Besar ku L


Bisakah untuk diakhiri sandiwara ini ?

Waktu terus berjalan, tak ada yang mampu utuk mengentikannya .
Begitu pun kisah ini, yang makin hari makin membuat otakku penuh .
Setiap malam datang untuk menganggu proses tidur lelapku .
Aku benar-benar lelah dengan segala kekonyolan rasa ini .
Tak adil rasanya
Kau disana bersamanya tertawa lepas, sedangkan aku disini menatap harap dan sesekali ku jatuhkan airmata ini di pipi .
Tak adiL rasanya
Ketika kau lebih memihak dia yang baru kau kenal dan membuang aku jauh .
Bagiku semua ini tak adiL !!
dewasalah KITA ..
Coba dewasa ..
Kita selesaikan jarak yang perlahan membunuhku .
Kita selesaikan semua yang telah berntakan ini .
Aku sudah muak dengan kehidupan ini .
Aku lelah untuk terus bertahan, bahkan berpura-pura untuk menjadi bukan aku .

Marilah kita selesaikan opera ini, tanpa dia, tanpa mereka . Hanya aku dan kamu .

-Hey Raksasa besar ! Kita akhiri ini saja