Apakah Ini Balasan Dari Diamku???
Aku berjalan sendiri,
Menutupi air mata dengan senyumku,
Menghapus rasa lelahku karna luka ini dengan tawaku.
Aku yang pernah duduk di singgasanamu,
Aku yang pernah kamu beri arti,
Aku yang pernah kamu kuatkan dalam rapuhku,
Dan aku yang pernah mencicipi wanginya ragamu.
Aku terdiam sepi disini.
Bukan berarti aku lemah, aku salah.
Namun untuk bicarapun aku tak berhak.
Untuk berucap pun aku tak boleh.
Dan teriakan-teriakanku pun seolah hening ditelingamu...
Mas kecap,
Apa kamu terlalu tuli untuk mendengar jeritan hatiku?
Apa kamu terlalu bisu untuk menjelaskan semua yang terjadi ini?
Apa kamu terlalu bodoh untuk mereka rasuki?
Jawab mas...!!! Jawaaaabbb...!!!
Kamu nggak pernah tau kan bagaiman aku bertahan untuk rasa egoisku?
Aku lelah mas....Aku capek....
Biasanya ada kamu disin, mendengar banyak ocehan yang tersusun rapi lewat bibirku.
Biasanya kamu disampingku untuk memberi senyum kakumu...
Aku merindukan setiap aktivitas kita mas...
Aku rindu...
Apa aku salah? Berperang dan mencoba menghentikan RASAku agar keadaan KITA BAIK-BAIK SAJA???
Salah??? Coba bicaralah mas kecap...!!!
Aku sudah muak dengan keadaan ini,
Keadaan yang menbuatku terkurung untuk menujukan sisiku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar